Rabu, 19 Maret 2014

How to Setup Putty for Port Forwarding via SSH

cara ini bisa di pakai di linux maupun windows, cara kerjanya sama saja dengan tutorial cara seting bitvise untuk port forwading, cuman beda sofware doang. buat yng belum punya putty silahkan donlot putty for windows. untuk penggua debian/ubuntu bisa langsung 
apt-get install putty

step pertama;

stelah instalasi selesai, buka putty dan masuk ke tab connection > ssh, centang dont'start a shell or commad at all dan enable compression, fungsinya adalah agar putty berfungsi sebagai port forwarder saja dan tidak membuka shell/bash.

step kedua; 

enable tunneling dengan cara menambahkan port dynamic, caranya adalah dengan masuk ke tab connection > ssh > tunnels dan isikan source port nya 1080 (atau berapa aja terserah selera ente) pilih dynamic dan klik add untuk mengakhirinya.

step ketiga;

masih di tab connection centang enable TCP keepalives.

step ke empat;

seting proxy (jika diperlukan), maka  setinglah sesuai dengan proxy yng dibutuhkan, dalam hal ini saya contohkan menggunakan proxy http lokal (injek) maka setingannya seperti gambar di bawah ini;

step ke lima;

kembali ke tab session, isi host sesuai dengan host ente, port dan jangan lupa save konfigurasi. utuk eksekusi, silahkan klik open.

jika setingan anda benar, maka anda akan diminta memasukkan user dan passwd. dan hasil akhrinya seperti ini
ya benar, hanya kolom kosong seperti itu....

langkah selanjutnya sama dengan yang ada di tutor seting bitvise untuk port forwading, yaitu seting browser dan IDM kita, seting proxy di arahkan ke proxy putty yaitu socks5 proxy 127.0.0.1 1080. saya contohkan firefox maka, silakkan masuk ke option >> advance >> network >> setting, kemudian seting seperti ini:
Screenshot_285

untuk idm masuk ke downloads >> option >> proxy/socks seting seperti ini:

Screenshot_300

done! selamat anda sudah bisa mengkonfigurasi putty untuk forwariding manual!!

Senin, 17 Maret 2014

Cara Seting Bitvise Untuk Port Forwading

mungkin kelihatan kuno atau sedikit ribet ketika kita pake bitvise manual tanpa tool canggih sekali klik, namun, dengan cara ini tentunya kita jadi lebih paham bagaimana kinerja bitvise sesungguhnya. salah satu keunggulan dari metode ini adalah sangat ringan dipake atau tidak terlalu banyak memakan resources komputer kita seperti ram dan cpu usage. selain itu metode ini juga lebih fleksibel ketika terjadi peruhaban trik (injek) karena hanya bagian proxy seting saja yng di rubah....

oke. kita mulai saja, untuk yang belum install bitvise, silahkan download dan install dulu, bitvise bisa di donlot disini. setelah selesai install, buka bitvise nya, pastikan tampilannya kurang lebih seperti ini:

bitvise default

perhatikan, yang perlu ita isi adalah host, port, user dan passwd, contoh seperti ini, ente beli ssh di seller seperti ini; host: sg1.tehanget.info, port: 443, user jono, pass jonohebat. maka masukkan ke dalam kolom yng tersedia, menjadi seperti ini:

Screenshot_277

jangan lupa centang store encrypted password in profile, tahap selanjutnya masuk ke tab option;

Screenshot_278

pindah cek di bagian always reconnect automatically, buang centang pada open terminal dan open SFTP, seperti ini:


Screenshot_279

next... masuk ke tab services:

Screenshot_280

centang bagian enable pada SOCKS/HTTP proxy forwarding seperti ini:


Screenshot_281

tahap selanjutnya adalah tahap yang paling penting, proxy setting, proxy seting biasanya berubah sesuai injek yang sendag work,

Screenshot_282
centang pada bagian use proxy (jika membutuknan proxy) dan isi server 127.0.0.1 port disesuaikan dengan port listen injek dan proxy type di ubah menjadi http, saya contohkan disini pake injek isat maka setingannya seperti ini:

Screenshot_283

klik oke. save profile as, simpan dengan nama dan tempat yang anda inginkan. silahkan test apakah setingan anda sudah benar apa belum, kalo sudah maka akan pesan sukses dari bitvise seperti ini:


Screenshot_284

sip! seting anda sudah benar!!!
langkah terakhir adalah seting browser dan IDM kita, seting proxy di arahkan ke proxy bitvise yaitu socks5 proxy 127.0.0.1 1080. saya contohkan firefox maka, silakkan masuk ke option >> advance >> network >> setting, kemudian seting seperti ini:

Screenshot_285

untuk idm masuk ke downloads >> option >> proxy/socks seting seperti ini:

Screenshot_300

done! selamat anda sudah bisa mengkonfigurasi bitvise untuk forwariding manual!!

Jumat, 14 Maret 2014

How to Manage SSH Client / User on Debian

pastikan anda sudah memahami tutorial awal yaitu cara-menambahkan-user-ssh-di-linux. yang akan anda lakukan disini adalah, memanage, membatasi user agar sesuai dengan apa yan anda inginkan....

 

part 1: cara membatasi user login dengan expire / batas waktu tertentu

saya contohkan disini adalah dengan menggunakan parameter tahun-bulan-tanggal, contoh formatnya adalah seperti ini:
usermod jono -e 2014-05-12
yang di maksud adalah, saya berasumsi sudah ada user bernama jono, dan contoh di atas berarti user dengan nama jono akan expired (-e) / habis masa berlakunya pada tahun 2014 bulan mei tanggal 12, dengan demikian, stelah jono melewati tangagal tersebut, maka jono akan mendapatkan pesan eror bahwasannya user nya sudah tidak bisa dipake karena memang sudah expired.

note: tested on openssh

part2: cara membatasi user multi login

sangat sering sekali terjadi tentunya, ketika kita menjadi seller, banyak user nakal, login mengunakan satu ID untuk rame-rame, cara ini mujarab, tapi bikin repot, karena terkadang user tidak benar-benar multi login, melainkan kesalahan system, yaitu ketika user ssh login dan tidak logout secara benar, dalam beberapa kasus, di dalam system masih terecord sedang login.
langsung saja, yng harus kita lakukan adalah meambahkan user/group ke setingan limit yang ada di secruity.conf server dengan cara
nano /etc/security/limits.conf
tambankan pada baris sbelum paling bawah
@jono hard nproc 1
maksudnya adalah, @jono=user jono, hard nproc 1=maximal proses hanya satu, atau dengan bahasa lebih mudahnya, user jono hanya bisa login dengan menggunakan satu ssh saja, stelah edit , save dengan cara menekan tombol ctrl + x, konfrim y, enter. restart ssh anda
service ssh restart
kalo anda berhasil melimit user diatas, maka yng akan terjadi ketika user melakukan multi login adalah muncul pesan seperti ini:
note: i don't know but somehow it only works on openssh and openvz only, it will not works on cloud, xen or kvm.

done! selamat anda sudah bisa membatasi user sesuai dengan kebutuhan!