Kamis, 20 Februari 2014

How to Install VNSTAT to Monitor Bandwidth Usage on Debian VPS

kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai cara memonitor penggunaan bandwidth mengunakan vnstat via console. kelebihan dari vnstat adalah bisa digunakan untuk memonitor trafik data live atapun dalam interval waktu, seperti setiap jam, hari atau bulanan....

langsung saja, login root, install vnstat dengan cara
apt-get install vnstat
kemudian buat database untuk vnstat dengan cara
untuk openvz
vnstat -u -i venet0
untuk kmv/dedicated/cloud
vnstat -u -i eth0
stelah itu coba cek penggunaan bandwidth secara live dengan memberikan perintah
vnstat -l
maka hasilnya seperti gambar di bawah ini, gambar di bawah menunjukan penggunaan bandwidth saat ini /realtime.
untuk melihat pengguaan bandwidth per jam masukkan perintah
vnstat -h
untuk melihat penggunaan bandwidth harian masukan perintah
vnstat -d
untuk melihat penggunan bandwidth mingguan masukan perintah
vnstat -w
untuk melihat penggunan bandwidth bulanan masukan perintah
vnstat -m

done! happy monitoring.....

Konfigurasi Openvpn Cient on Windows

lanjutan dari openvpn-server-installation, tahap selanjut nya adalah konfigurasi client, kali ini saya bahas untuk openvpn di os windows.
yang haru dilakukan adalah mendonlot ca.crt yng ada di server kita untuk klien kita nantinya, saya contohkan dengan sftp, caranya dengan masuk ke folder /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/ keys kemudian donlot ca.crt nya
dalam kasus kambar di atas, saya akan memindahkan file ca.crt dari server yng berada di folder /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys ke komputer lokal/komputer yng sedang saya pake yng berada di desktop dengan cara klik kanan pada ca.crt dan klik download. tunggu hingga selesai

langkah selanjutnya buat konfig buat client. klik kanan di desktop, pilih New Text Document.txt kemudian rename file itu dengan nama client.ovpn
buka file client yg masih kosong itu, paste kan konfig ini dan save. jangan lupa edit IP dengan IP server ente.
client
dev tun
proto tcp
remote IP_ENTE 443
resolv-retry infinite
nobind
tun-mtu 1500
tun-mtu-extra 32
mssfix 1450
persist-key
persist-tun
ca prome.crt
auth-user-pass
comp-lzo
verb 3
route-method exe
route-delay 2

done! pastikan ca.crt dan client.ovpn selalu berada di folder yang sama.

install openvpn for windows, pilih sesuai platform ente
for 32 bit : https://www.dropbox.com/s/l4fcdi3ufj403rd/openvpn-install-2.3.2-I003-i686.exe
for 64 bit : https://www.dropbox.com/s/cg4r8rrhu5vchlp/openvpn-install-2.3.2-I003-x86_64.exe

untuk instalasi tinggall next dan yes aja sampe selesai.
saat pertama kali menjalankan openvpn, klik kanan pada ikon yng ada di dekstop dan run as administrator (wajib).
copy kan ca.crt dah client.ovpn ke dalam folder C:\Program Files\OpenVPN\config
untuk konek ke server, silahkan klik kanan pada ikon yang ada di tray yng berwarna merah pilih connect, masukkan username dan paswdd nya , tunggu sampe ikon berubah warna menjadi hijau....

done! selamat anda sudah terkoneksi ke jaringan vpn server.....


How to Install OpenVPN Server on Debian 6, 7 VPS


karena saya ndak bisa basa basi langsung saja, tested on debian 6 dan 7.
siapkan alat tempur, nano text editor:
apt-get install nano

sebelum instalasi pastikan tun/tap adapternya aktif, login ke terminal root, jalankan perintah ini:
cat /dev/net/tun
jika tun/tap aktif maka akan diperoleh jawaban seperti ini:
cat: /dev/net/tun: File descriptor in bad state

How to Install NETHOGS to Monitor Banwidth Usage LIVE

lansung saja, sudah tested on debian, login root dan jalan kan perintah:

apt-get install nethogs 

tunggu sampai proses selesai, untutuk menjalankannya perhatikan dulu interface yang anda gunakan, venet0 atau eth0, cek saja dulu dengan memasukkan perintah:

ifconfig

akan terlihat interface seperti ini...


contoh pemakaian, untuk eth0 (biasanya kmv/xen/cloud/dedicated) maka pertintahnya seperti ini:

nethogs eth0

hasilnya seperti  ini....






selamat mencoba