Minggu, 23 Februari 2014

How to Open or Add Ports on Dropbear on Debian VPS

dropbear merupakan alternatif  solusi untuk ssh server, lebih ringan dan tidak terlalu memakan banyak ram. lansung saja, dimulain dari nano dulu.....
apt-get install nano
kemudian install dropbear
apt-get install dropbear
secara default dropbear ter-disable, untuk mengaktifkannya ubah bagian default menjadi 0. perhatikan! jangan keburu mengaktifannya karena kita harus melilat port yang akan kita pake untuk dropbear sedang dipake aplikasi lain atau tidak.
sebagai contoh, secara default, ketika linux terinstall maka akan terinsall openssh server di port 22, maka saya sarankan untuk memakai port yang lain untuk dropbear.
asumsi: port 22 dipake openssh dan kita akan mebuka port 443 untuk dropbear, masukkan perintah ini:
nano /etc/default/dropbear
edit bagian NO_START=0
dan DROPBEAR_PORT=443
seperti gambar ini
untuk menamhakan port selain 443 isi bagian DROPBEAR_EXTRA_ARGS="-p 109 -p 143" dengan contoh pengisian seperti itu.
save dan exit dengan cara menekan tombol ctrl+x, konfim y dan enter. dengan cara di atas port sudah terbuka, namun user belum bisa login normal jika cara membuat user nya seperti cara di tutor  cara-menambahkan-user-ssh-di-linux. yang harus kita lakukan adalah menambahkan baris /bin/fasle ke dalam file shells, caranya
nano /etc/shells
kemudian tambahkan /bin/false dibaris paling bawah, seperti ini
save dan exit dengan cara menekan tombol ctrl+x, konfim y dan enter. yang terakhir restart dropbear nya dengan cara

service dropbear restart

done! selamat anda telah sukses menambahkan port dropbear!


0 komentar:

Posting Komentar